... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Minggu, 08 Desember 2013
PERLOMBAAN KANCIL DAN KERA
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
PELANGI
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 07 Desember 2013
GRATIS SEPANJANG MASA
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Jumat, 06 Desember 2013
NILAI KEHIDUPAN
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Jumat, 23 Agustus 2013
St. Bartolomeus Rasul
24 Agustus
Santo Bartolomeus, Rasul
Bartolomeus berarti ‘Anak Tolmai’. Ada semacam keragu–raguan tentang nama rasul ini; apakah itu nama sesungguhnya dari rasul Bartolomeus, ataukah sekedar dipakai sebagai nama tambahan untuk menunjukkan bahwa dia adalah anak Tolmai. Rasul Yohanes dalam Injilnya tidak mengatakan apa–apa tentang rasul yang disebut Bartolomeus itu. Yohanes hanya menulis tentang seseorang yang dinamakan Natanael, sahabat karib Filipus yang kemudian mengikuti Yesus (Yoh 1: 45–51). Atas dasar ini, banyak sejarahwan dan ahli Kitab Suci menyimpulkan bahwa kedua nama itu, Bartolomeus dan Natanael, menunjuk pada orang yang sama. Kemungkinan Bartolomeus pun adalah sahabat karib Yohanes.
Dalam perjanjian baru, nama Bartolomeus ditemukan pada ketiga Injil Sinoptik: Matius 10:3, Markus 3:18 dan Lukas 6:14, dan didalam Kisah Para Rasul 1:13. Ia bukanlah seorang nelayan seperti empat rasul lainnya: Andreas, Yohanes, Simon dan Filipus, yang berasal dari Betsaida dan dikenal sebagai nelayan tasik Genesareth. Ia seorang petani, karena berasal dari Kana, sebuah kampung yang cukup jauh dari tasik Genesareth. Lagipula nama ayahnya ‘Tolmai’ berarti ‘petani’. Dua alasan itu diperkuat lagi oleh peristiwa pertemuannya dengan Filipus di kebunnya dibawah pohon ara (Yoh 1:45–51).
Yohanes dalam injilnya menggambarkan Bartolomeus sebagai seorang yang jujur dan tulus, bahkan oleh Yesus dia disebut ‘Orang Israel sejati’, yang kemudian menjadi murid setiawan Yesus. Pada peristiwa penampakan Yesus kepada 7 orang rasulNya di tepi danau Tiberias, Natanael juga hadir menyaksikan peristiwa itu. Pada hari Pentekosta, oleh kekuatan Roh Kudus, Bartolomeus menjadi salah satu pendekar Gereja yang mewartakan Injil ke berbagai tempat.
Eusebius, sejarahwan Gereja dari Kaesarea (260–340), dalam bukunya ‘Historia Ecclesiastica’, menceritakan bahwa Bartolomeus menjadi pewarta Injil Kristus dibelahan dunia timur. Santo Hieronimus (340–420), pelanjut karya Eusebius, mengisahkan bahwa Pantaenus Aleksandria, ketika mewartakan Injil di India pada awal abad ketiga, menemukan bukti–bukti kuat tentang karya misioner rasul Bartolomeu. Kepada Pantaenus, orang–orang India menunjukkan satu salinan Injil Mateus yang ditulis dalam bahasa Ibrani untuk membuktikan bahwa mereka (orang–orang India) telah diajar oleh Bartolomeus kira–kira satu setengah abad yang lalu. Hieronimus selanjutnya menjelaskan bahwa Pantaenus kemudian membawa salinan Injil Mateus itu ke Aleksandria.
Catatan–catatan Gereja lainnya tentang periode ini berbicara tentang Bartolomeus yang mewartakan Injil di Hierapolis, Asia Kecil. Di sana Bartolomeus berkarya bersama–sama dengan Filipus. Sepeninggal Filipus dan pembebasannya dari penjara, Bartolomeus mewartakan Injil di provinsi Likaonia, Asia Kecil.
Bangsa Armenia pun menyebut Bartolomeus sebagai rasul mereka. Mereka mengatakan bahwa Bartolomeus–lah orang yang pertama yang menobatkan mereka hingga mati sebagai martir Kristus di Albanopolis, tepi Laut Kaspia, pada masa pemerintahan Astyages, Raja Armenia. Selain berkarya diantara orang–orang Armenia, Bartolomeus juga berkarya di Mesopotamia, Mosul (Kurdi, Irak), Babilonia, Kaldea, Arab dan Persia.
Santa Emilia de Vialar, Pengaku Iman
Anna Marguerite Adelaide Emilia de Vialar lahir di Gaillac, Prancis pada tahun 1797. Pada masa mudanya, Emilia belajar di Paris. Setelah menyelesaikan studinya, ia memilih berkarya diantara orang–orang sakit dan miskin. Karyanya ini didukung oleh keuangan dan dorongan moril dari kakeknya Baron de Portal, seorang dokter yang mengabdi Raja Prancis, Louis XVIII dan Charles X. Sebaliknya ia mendapat tantangan yang cukup hebat dari orangtuanya. Ayahnya memaksa dia menikah dengan seorang pemuda pilihan yang disukai keluarganya. Emilia yang memilih hidup tak menikah, menjauhkan diri dari orangtuanya.
Sepeninggal kakeknya Baron de Portal, Emilia membeli sebuah rumah dengan uang warisan yang diterima dari kakeknya. Di rumah itu, ia mulai merintis pendirian Kongregasi Suster–suster Santo Yusuf bersama 10 orang calon. Tarekat religius baru ini mengabdikan diri dibidang pewartaan orang–orang sakit dan pelayanan orang miskin, pendidikan kaum muda dan karya misi. Pendirian Kongregasi ini direstui Tahkta Suci dan disahkan pada tahun 1835. Tarekat ini berkarya di Balkan, Afrika, Timur Dekat, Burma dan Australia. Emilia meninggal dunia pada tanggal 24 Agustus 1856, dan dinyatakan ‘kudus’ pada tahun 1951.
sumber : www.imankatolik.or.id
Selasa, 13 Agustus 2013
Selasa, 21 Februari 2012
Menjelang PUASA
Senja perlahan mulai datang.Mentari yang sedari pagi bersinar terang kini tak terlihat tertutup mendung.
Tak lama berselang hujan turun mengguyur Kota Manado dan sekitarnya.Walau hujan deras kendaraan tetap lalu lalang di jalan raya.sesekali terdengar teriakan anak2 penyedia jasa payung(ojek payung) yang menawarkan jasanya,dengan bayaran bervariasi,tergantung jarak tempuh...
bunyi klakson mobil sesekali terdengar,diantaranya derasnya hujan.sambil melinkarkan dua tangan di dada saya berdiri termenung memandang jalanan yang ramai dengan kendaraan dan air hujan.
Saya tersentak saat Eman bertanya "Ka' masul misa jam brapa besok..??"
"Oh,,masuk pagi"jawabku singkat.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat.besok adalah hari Rabu Abu,pertanda akan dimulai puasa bagi umat katolik di seantero jagat.dahi akan ditandai dengan abu,lambang kerapuhan manusia di depan Tuhan,dan asal muasal manusia yang berasal dari abu dan akan kembali ke abu.
Selama 7 pekan umat katolik diajak untuk menahan diri,berpuasa dan pantang.menahan diri terhadap nafsu2 duniawi.setelah 7 pekan dilewati barulah Dirayakan Hari Raya Paskah.
Puasa selama 7 pekan adalah waktu yang cukup lama,tapi jika dijalani dengan sungguh2 dan tulus,akan terasa lebih mudah.Setiap hari jumat juga akan ada ibadah Jalan Salib untuk mengenang sengsara dan wafat Tuhan Yesus Kristus,Sang Penebus Dosa dunia.Dengan sengsara dan wafatNYA di salib,dosa kita dan dosa dunia dihapuskan dan bangkitNYA menunjukkan bahwa alam maut berada di bawah kuasa Anak Domba.
Semoga puasa tahun ini bisa dijalani dengan baik,tentunya denga penyerahan diri yang seutuhnya kepada Tuhan.yakinlah bahwa setiap tantangan dan rintangan dapat dilewati bersama Tuhan.
"Tuhan,sanggupkan kami menjalani puasa tahun ini.bimbinglah selalu agar kami menjadi pribadi yang lebih baik dengan berpuasa dan pantang.Setiap rasa khawatir,resah,lelah,letih dan lesu akan hilang bila kami datang dan bersandar pada salibMU.Engkau Tuhan dan penebus kami,kini dan sepanjang masa.Amin"
Selamat Berpuasa
Tak lama berselang hujan turun mengguyur Kota Manado dan sekitarnya.Walau hujan deras kendaraan tetap lalu lalang di jalan raya.sesekali terdengar teriakan anak2 penyedia jasa payung(ojek payung) yang menawarkan jasanya,dengan bayaran bervariasi,tergantung jarak tempuh...
bunyi klakson mobil sesekali terdengar,diantaranya derasnya hujan.sambil melinkarkan dua tangan di dada saya berdiri termenung memandang jalanan yang ramai dengan kendaraan dan air hujan.
Saya tersentak saat Eman bertanya "Ka' masul misa jam brapa besok..??"
"Oh,,masuk pagi"jawabku singkat.
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat.besok adalah hari Rabu Abu,pertanda akan dimulai puasa bagi umat katolik di seantero jagat.dahi akan ditandai dengan abu,lambang kerapuhan manusia di depan Tuhan,dan asal muasal manusia yang berasal dari abu dan akan kembali ke abu.
Selama 7 pekan umat katolik diajak untuk menahan diri,berpuasa dan pantang.menahan diri terhadap nafsu2 duniawi.setelah 7 pekan dilewati barulah Dirayakan Hari Raya Paskah.
Puasa selama 7 pekan adalah waktu yang cukup lama,tapi jika dijalani dengan sungguh2 dan tulus,akan terasa lebih mudah.Setiap hari jumat juga akan ada ibadah Jalan Salib untuk mengenang sengsara dan wafat Tuhan Yesus Kristus,Sang Penebus Dosa dunia.Dengan sengsara dan wafatNYA di salib,dosa kita dan dosa dunia dihapuskan dan bangkitNYA menunjukkan bahwa alam maut berada di bawah kuasa Anak Domba.
Semoga puasa tahun ini bisa dijalani dengan baik,tentunya denga penyerahan diri yang seutuhnya kepada Tuhan.yakinlah bahwa setiap tantangan dan rintangan dapat dilewati bersama Tuhan.
"Tuhan,sanggupkan kami menjalani puasa tahun ini.bimbinglah selalu agar kami menjadi pribadi yang lebih baik dengan berpuasa dan pantang.Setiap rasa khawatir,resah,lelah,letih dan lesu akan hilang bila kami datang dan bersandar pada salibMU.Engkau Tuhan dan penebus kami,kini dan sepanjang masa.Amin"
Selamat Berpuasa
Langganan:
Postingan (Atom)
